UJI KINERJA TAHAP AWAL SISTEM PROMPT GAMMA NEUTRON ACTIVATION ANALYSIS (PGNAA) MENGGUNAKAN SUMBER NEUTRON PuBe UNTUK UJI KUALITAS SEMEN

Fahma Roswita, Syarip Syarip, Anung Muharini

DOI: http://dx.doi.org/10.17146/gnd.2019.22.2.3910

Sari


Perancangan dan uji kinerja sistem Prompt Gamma Neutron Activation Analysis (PGNAA) dengan sumber neutron isotopik PuBe untuk pengujian bulk sample belum pernah dilakukan pada fasilitas iradiasi reaktor riset Kartini. Konsep dasar analisis aktivasi neutron (AAN) adalah reaksi tangkapan neutron termal yang berasal dari interaksi antara neutron dengan inti/materi. Untuk mencapai keadaan yang stabil, inti selanjutnya akan memancarkan sinar gamma dengan energi yang spesifik. Sinar gamma pada teknik PGNAA diukur selama neutron mengiradiasi sampel. Sebelum digunakan untuk uji kinerja teknik PGNAA, dilakukan analisis nilai fluks neutron sumber neutron isotopik PuBe yang berada dalam fasilitas iradiasi bulk shielding pool. Nilai fluks neutron termal terukur dari sumber neutron PuBe pada jarak 5 cm, 10 cm, 15 cm, dan 20 cm di dalam media air berturut-turut adalah 1,3676 x 104 n cm-2 s-1; 6,832 x 103 n cm-2 s-1; 1,922x 103 n cm-2 s-1; dan 1,4678 x 103 n cm-2 s-1. Hasil pengukuran tersebut digunakan sebagai pertimbangan dalam pengukuran dosis pada sistem PGNAA yang dirancang. Sistem PGNAA dengan sumber neutron isotopik PuBe pada fasilitas Reaktor Kartini dapat mengaktivasi sampel semen dengan cukup baik. Sampel yang diaktivasi dideteksi dengan detektor NaI(Tl). Hasil uji coba menggunakan sampel semen yang diaktivasi terdeteksi 4 puncak energi. Terdapat 2 puncak yang diindikasi sebagai unsur mayor pada sampel semen yaitu unsur 59Fe dan 28Al. Pada puncak energi ketiga diindikasi terdapat 2 unsur minor sampel semen yaitu  63Zn dan 25Na. Puncak energi keempat diindikasi sebagai unsur minor pada sampel semen yaitu unsur 56Mn.

Kata Kunci


PGNAA; neutron; gamma; PuBe; iradiasi; fluks neutron

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


[1] S. Niese. George De Hevesy (1885-1966), Founder of Radioanalytical Chemistr. Czech. J. Phys. 56. 2006.

[2] Glascock, Michael D. An Overview of Neutron Activation Analysis. Research Reactor, University of Missouri. Columbia. 2004.

[3] Syarip. Eksperimen Pembuatan Sistem Penganalisis Unsur dengan Metode Gamma Serentak Menggunakan Sumber Neutron PuBe. Ganendra Vol V, No. 1. 2002.

[4] Peraturan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir Nomor 4 Tahun 2013. Tentang Proteksi dan Keselamatan Radiasi dalam Pemanfaatan Tenaga Nuklir

[5] Keputusan Kepala BAPETEN Nomor 01/Ka-BAPETEN/V-99 Tentang Ketentuan Keselamatan Kerja terhadap Radiasi

[6] SNI 15-2049-2004. Semen Portland. Badan Standarisasi Nasional. 2004

[7] OECD Nuclear Energy Agency. JANIS Version 4.0. Issy-les-Moulineaux. France. 2013

[8] D. N. Slater. Gamma-Rays of Radionuclides in Order of Increasing Energy. Brunel College of Technology. London 1962

[9] Drs. Setiyanto dan Sumardi. Diktat Supervisor Reaktor: Kumpulan Diktat dan Petunjuk Praktikum. Pusat Pendidikan dan Pelatihan, Badan Tenaga Nuklir Nasional. Yogyakarta 1984.

[10] Suci Wulandari I. P., Nurlaela Rauf, dan Eko Juarlin. Pembuatan dan Pengujian Kualitas Semen Portland yang Diperkaya Silikat Abu Ampas Tebu. Jurnal Fisika FMIPA Universitas Hasanuddin. Makassar. 2015

[11] SNI 15-2049-2004. Semen Portland. Badan Standarisasi Nasional. 2004

[12] Awang Febri C. Studi Distribusi Dosis Neutron Termal pada Linac Medis 10 MV dengan Menggunakan Detektor Jejak Nuklir CR-39. Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika, Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta. 2016




##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##