PENGARUH RADIASI SINAR GAMMA TERHADAP KEMAMPUAN DEGRADASI LIGNIN PHANEROCHAETE CHRYSOSPORIUM DAN GANODERMA LUCIDUM

Tri Retno D.L., Nana Mulyana, Nurhasni Nurhasni, Uswatun Hasanah

DOI: http://dx.doi.org/10.17146/jstni.2016.17.1.2400

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas enzim ektraseluler fungi lignoselulotik yakni Phanerochaete chrysosporium dan Ganoderma lucidum dalam mendegradasi limbah lignoselulosa.  Lignoselulosa sulit didegradasi karena terdiri dari lignin, selulosa dan hemiselulosa. Phanerochaete chrysosporium dan Ganoderma lucidum dari kelompok White Rot Fungi dapat mendegradasi lignin karena mampu mensintesa  enzim  lignin peroksidase (LiP). Iradisi sinar gamma dosis rendah mampu menstimulasi peningkatan aktivitas enzim ekstraselular. Fungi Phanerochaete chrysosporium dan Ganoderma lucidum dalam medium slent dipapar dengan iradiasi gamma pada dosis 0 (kontrol), 200, 400, 600, 800 dan 1000 Gy. Di dalam medium cair mengandung Potatoes Dextrose Broth (PDB), garam mineral dengan substrat Lignin Alkali 0 dan 5%b/v, fungi  Phanerochaete  chrysosporium yang dipapar sinar gamma dosis 600 Gy memiliki aktivitas LiP  (30U/mL) sebesar 2,5 kali lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol (12 U/mL). Sedangkan Ganoderma lucidum  yang dipapari radiasi gamma dengan dosis 800 Gy memiliki aktivitas LiP (34U/mL) sebesar 1,7 kali lebih tinggi dibandingkan  kontrol (20 U/mL). Fermentasi padat substrat serbuk kayu jati putih (Gmelina arborea Roxb.) selama 12 hari dengan pH 6,4; dan kadar air 79%  oleh fungi Phanerochaete chrysosporium  yang diradiasi sinar gamma dosis 600 Gy memiliki efisiensi degradasi lignin sebesar 42%, sedangkan  pada fungi Ganoderma lucidum yang diradiasi sinar gamma dosis 800 Gy  memiliki efisiensi degradasi lignin sebesar 21% dengan kondisi optimal pH 7,6 dan kadar air 71,3%.

 

INFLUENCE OF GAMMA RAYS RADIATION ON LIGNIN DEGRADATION POTENCY OF PHANEROCHAETE CHRYSOSPORIUM AND GANODERMA LUCIDUM. This research aims to increase the activity of extracellular enzymes lignolitik fungi Phanerochaete chrysosporium and Ganoderma lucidum to degrade lignocellulosic waste. Lignocellulosic difficult to degrade because it is composed of lignin, cellulose and hemicellulose. Phanerochaete chrysosporium and Ganoderma lucidum group White rot fungi can degrade lignin because it is able to synthesize enzymes lignin peroxidase (LiP). Iradisi low dose gamma rays capable menstimulsi increase extracellular enzyme activity. Fungi Phanerochaete chrysosporium and Ganoderma lucidum in medium slent exposed to gamma irradiation at doses of 0 (control), 200, 400, 600, 800 and 1000 Gy. In a liquid medium containing Potatoes Dextrose Broth (PDB), mineral salts with the substrate Lignin Alkali 0 and 5% w / v, fungi Phanerochaete chrysosporium were exposed to a dose of 600 Gy of gamma rays have LiP activity (30U / mL) by 2.5 times higher compared with controls (12 U / mL). While Ganoderma lucidum that are exposed to gamma radiation at a dose of 800 Gy has LiP activity (34U / mL) was 1.7 times higher than the control (20 U / mL). On a solid substrate fermentation of  white teak powder  (Gmelina arborea Roxb.) For 12 days at pH 6.4 and  water content of 79% by fungi Phanerochaete chrysosporium were exposed to gamma ray dose of 600 Gy has an efficiency of lignin degradation by 42%, whereas on fungi Ganoderma lucidum that are exposed gamma ray dose of 800 Gy has an efficiency of lignin degradation by 21% with optimal conditions of pH 7. And ; water content of 71.3%.



Kata Kunci


Phanerochaete chrysosporium; Ganoderma lucidum; enzim LiP; radiasi sinar gamma; degradasi lignin;

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##