PENGARUH ADITIF MgO DAN PERLAKUAN PANAS TERHADAP MATERIAL ELEKTRO KERAMIK BERBASIS BETA ALUMINA (β”-ALUMINA)

Ramlan Ramlan(1), Akmal Johan(2), Arsali Arsali(3), Bambang Soegijono(4),


(1) Jurusan Fisika, FMIPA - UNSRI Jl. Raya Palembang Prabumulih Km 32 Inderalaya, Palembang 30662
(2) Jurusan Fisika, FMIPA - UNSRI Jl. Raya Palembang Prabumulih Km 32 Inderalaya, Palembang 30662
(3) Jurusan Fisika, FMIPA - UNSRI Jl. Raya Palembang Prabumulih Km 32 Inderalaya, Palembang 30662
(4) Jurusan Fisika, FMIPA - UNSRI Jl. Raya Palembang Prabumulih Km 32 Inderalaya, Palembang 30662
Corresponding Author

Abstract


PENGARUH ADITIF MgO DAN PERLAKUAN PANAS TERHADAP MATERIAL ELEKTRO KERAMIK BERBASIS BETA ALUMINA (β”-ALUMINA). Telah dilakukan pembuatan β”-Alumina menggunakan metode metalurgi serbuk dengan paduan komposisi α-Alumina 83 %, Na2O 10 % dan variasi MgO masing-masing 5,5 %; 6,7%; 7,9 %; 8,9%dan 10%. Proses pencampuran dilakukan dengan menggerus selama 4 jam. Kemudian bahan paduan di bentuk pelet menggunakan hydroulic press dengan tekanan 3 ton. Sampel disinter pada suhu 1500 oC selama 5 jam. Untuk 7,9 % bahan diberikan perlakuan panas untuk 3 kali perlakuan panas pada suhu yang berbeda yaitu pada 1300 oC, 1400 oC dan 1500 oC. Karakterisasi meliputi analisis fasa dengan XRD, identifikasi fasa menggunakan perangkat lunak Match dan GSAS serta analisis struktur mikro dengan SEM. Hasil dari analisis fasa memperlihatkan telah terbentuknya β”-Alumina dan masih adanya β-Alumina pada semua variasi MgO yang digunakan. Dengan kata lain fasa β”-Alumina tidak terbentuk 100%. Variasi MgO juga memberikan densitas yang relatif tinggi begitu juga dengan fraksi berat. Pembentukan fasa β”-Alumina tidak mencapai 100 %, tetapi dengan penambahan MgO maka dapat diperoleh fasa stabil.

Keywords


Alumina, Match, GSAS, Fraksi berat, Parameter kisi, Strukturmikro

Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

DOI: 10.17146/jsmi.2008.9.3.4728