PEMBUATAN POLIOL BERBASIS KOMPONEN MINYAK SAWIT SEBAGAI BAHAN BAKU BUSA POLIURETAN

E. Triwulandari(1), N Astrini(2), A Haryono(3),


(1) Pusat Penelitian Kimia (P2K)-LIPI Kawasan PUSPIPTEK, Serpong, 15314
(2) Pusat Penelitian Kimia (P2K)-LIPI Jl. Cisitu Sangkuriang, Bandung 40135
(3) Pusat Penelitian Kimia (P2K)-LIPI Kawasan PUSPIPTEK, Serpong, 15314
Corresponding Author

Abstract


PEMBUATAN POLIOL BERBASIS KOMPONEN MINYAK SAWIT SEBAGAI BAHAN BAKU BUSA POLIURETAN. Poliuretan merupakan polimer sintetik yang diperoleh dari hasil reaksi antara poliol dan isosianat. Saat ini, poliol yang digunakan untuk pembuatan poliuretan merupakan hasil dari turunan minyak bumi yang makin terbatas persediannya. Penelitian inimerupakan salah satu alternatif untuk mendapatkan bahan poliol untuk pembuatan poliuretan yang berasal dari turunan komponen minyak sawit yang terbarukan. Pada penelitian ini telah dilakukan pembuatan poliol dari turunan komponen minyak sawit berbasis asam oleat dan Refined Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO). Produk poliol berbasis turunan asam oleat yang telah dihasilkan diantaranya yaitu 9,10-dihidroksi asam stearat (DHAS), 9-hidroksi-10-metoksi-gliserol monostearat (HMGMS) dan 9-hidroksi-10-metoksi-butanemonostearat (HMBMS). Sedangkan poliol berbasis RBDPOyang dihasilkan yaitu poliol propane-1,2,3-triyl tris(9-hidroksi-10-metoksioktadekanoat (PTHMO). Poliol yang diperoleh kemudian direaksikan dengan isosianat untuk menghasilkan busa poliuretan. Dari beberapa poliol yang digunakan untuk pembuatan busa poliuretan, poliol HMGMS memberikan hasil yang baik.

Keywords


Poliol, Poliuretan,Asam oleat, RBDPO, Gliserolmonooleat, 1,4-butandiolmonooleat

Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

DOI: 10.17146/jsmi.2014.16.1.4332