VALIDASI PENENTUAN Sn(II) DI DALAM KIT RADIOFARMAKA

Abdul Mutalib, Martalena Ramli, Herlina Herlina, Endang Sarmini, Suharmadi Suharmadi, Canti Besari

Sari


VALIDASI PENENTUAN So(II) DI DALAM KIT RADIOFARMAKA. Suatu kegiatan validasi penentuan Sn2+ dengan titrasi iodometri tidak langsung dilaporkan. Metoda analisis sendiri didasarkan atas reaksi oksidasi Sn2+ dengan menggunakan iodium berlebih dalam jumlah diketahui dan kelebihan iodium yang tidak bereaksi dititer dengan larutan standar tiosulfat. Parameter analitik yang dipelajari dalam kegiatan validasi adalah presisi, akurasi, selektivitas, rentang analisis (range) dan linieritas. Presisi metoda analisis cukup baik, yang ditunjukkan dengan koefisien variasi yang berkisar antara 1,0% - 6,9%, untuk 10 kali pengulangan kecuali untuk satu analisis yang memiliki koefisien variasi sekitar 10,6%. Akurasi metoda memperlihatkan nilai cukup baik untuk kandungan Sn2+ yang berkisar antara 463 µg sampai 2318 µg. Selektifitas atau kespesifikan (specificity) dengan adanya "placebo ingredient" bahan baku kit MDP dan DTPA menunjukkan basil analisis Sn2+ yang tidak berbeda nyata antara cuplikan Sn2+ dalam keadaan murni dengan cuplikan Sn2+ yang mengandung "placebo ingredient". Metoda analisis mempunyai rentang analisis dan linier di daerah jangkauan konsentrasi antara 463 µg sampai 2318 µg. Korelasi antara Kadar Sn2+ teoritis dengan kadar Sn2+ hasil pengukuran ternyata sangat baik dengan nilai R= 0,9991. Hasil validasi ini menunjukkan bahwa metoda analisis cukup cepat, sederhana dan cukup teliti untuk kegiatan rutin penentuan kuantitatif Sn2+ sebagai komponen kit radiofarmaka.



ASSAY VALIDATION FOR QUANTITATION OF Sn2+ IN RADIOPHARMACEUTICAL KITS. An assay validation for quantitation of Sn2+ in radiopharmaceutical kits based on indirect iodometric titration is described. The method is based on the oxidation of Sn2+ using a known excess of iodine and the excess unreacted iodine titrated with thiosulphate. Typical analytical parameters considered in this assay validation are precision, accuracy, selectivity or spesificity, range, and linearity. The precision of the analytical method is quite good represented by coefficient of variance in the range of 1.0% to 6.9%. for 10 runs of analysis except one analysis shows the coeficient of 10.2%. The method has an accuracy of 95.6% - 99% as percent recoveries at theoretical Sn2+ amounts of 463 µg to 2318 µg. The selectivity or specificity in the presence of placebo ingredients, such as MDP and DTPA, shows that there is no significant difference between the analytical mean of placebo samples and that of non-placebo samples. The theoretical and experimental Sn2++ amounts show a linear correlation in the stannous range studied with an excellent correlation coefficient (R = 0.9991). This validation studies indicate that the analytical method is accurate enough for routine quantitative analysis of Sn2+ in radiopharmaceutical kits.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.