ANALISIS HIDROLOGI DAN OSEANOGRAFI DALAM SELEKSI TAPAK PLTN DI WILAYAH PROVINSI BANTEN

Yarianto Sugeng Budi Susilo

DOI: http://dx.doi.org/10.17146/jpen.2006.8.2.1971

Sari


ABSTRAK

ANALISIS HIDROLOGI DAN OSEANOGRAFI DALAM SELEKSI TAPAK PLTN DI WILAYAH PROVINSI BANTEN. Dalam rangka pengembangan PLTN pada masa yang akan datang, perlu dilakukan inventarisasi calon tapak potensial, baik yang berada di Pulau Jawa maupun di Luar Pulau Jawa. Inventarisasi tapak PLTN ini dimaksudkan untuk menjawab tantangan permintaan energi nasional. Proses pemilihan tapak dilakukan sesuai standar keselamatan IAEA tentang pemilihan tapak, dengan investigasi beberapa aspek yang berkaitan dengan keselamatan PLTN (faktor penolak, keselamatan dan kecocokan) dalam suatu region yang cukup luas untuk mendapatkan caion-calon tapak potensial. Untuk tahapan pemilihan tapak potensial (tahap site survey) dalam aspek hidrologi dan oseanografi, analisis lebih difokuskan pada pasang surut sepanjang pantai utara, batimetri, potensi sumber daya air dan sistem hidrologi di Provinsi Banten. Metode yang dipakai adalah pengumpulan data sekunder konfirmasi lapangan, dan penelusuran internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tanjung Pujut dan Tanjung Pasir lebih cocok ditinjau dari aspek batimetri dan pertimbangan fasilitas pendingin. Sementara, Tanjung Kait dan Tanjung Pasir lebih cocok untuk pertimbangan tsunami yang mungkin dapat dibangkitkan oleh Gunung Krakatau.

Kata kunci: seleksi tapak, hidrologi, oseanografi, tsunami, batimetri.

 

ABSTRACT

HYDROLOGY AND OCEANOGRAPHY ANALYSIS REGARDING THE NPP SITE SCREENING PROCESS AT BANTEN PROVINCE. Regarding the NPP development in the future, it is needed to make inventory of potential site in the Java Island as well as in the outside Java Island. The NPP site inventory availability is to answer the energy demand challenge. Site screening process should be performed in accordance with the IAEA safety satandard regarding the site selection, investigating several aspects related to the NPP safety (exclusion, safety and suitability factor) in the large area to obtain potential site candidates. For the site survey stage of hydrology and oceanography aspects, the analysis are more focused on the tidal phenomena along the north coasline, bathymetry, water resource, and hydrology system in the Bante'n Province. The method used are secondary data collection, field confirmation and internet searching. The result of the study showed that Tanjung Pujut and Tanjung Pasir are suitable based on the bathymetry and water intake facility consideration. Meanwhile tanjung Kait and Tanjung Pasir more suitable considering tsunami aspectcs that may be generated by Krakatau Volcano.

Keywords: site selection, hydrology, oceanography, tsunami.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.