Estimasi Laju Aliran Sirkulasi Alam Berdasarkan Beda Temperatur pada Untai FASSIP-01

Almadesya Rinaldi, Lovini Gabriella N, Giarno Giarno, Joko Prasetio, Mulya Juarsa

DOI: http://dx.doi.org/10.17146/sigma.2019.23.2.5669

Sari


Penguasaan terhadap kapasitas pendinginan
system pendinging pasif dilakukan melalui penelitian di laboratorium Termohidrolika PTKRN
BATAN. Untai FASSIP-01 telah dikonstruksi untuk studi fenomena sirkulasi alam. Tujuan
penelitian adalah untuk mengestimasi laju aliran sirkulasi alam berdasarkan beda temperatur di
bagian heater (BCH, blanket ceramic heater) dan di bagian cooler atau WCT (water cooling
tank). Metode penelitian dilakukan dengan menentukan perubahan di WCT untuk variasi
temperature 10℃, 20℃, 30℃, 40℃ dan 50℃, serta perubahan temperature di BCH yaitu
60℃, 70℃, 80℃, 90℃ dan 100℃. Parameter geometri Untai FASSIP-01 seperti tinggi untai
600 cm, lebar untai 350 cm dan diameter pipa sebesar 2,56 cm dimasukkan dalam perhitungan.
Hasil perhitungan menunjukkan bahwa semakin besar perbedaan temperatur anatara BCH dan
WTC, maka akan semakin besar pula laju aliran air pada untai FASSIP-01. Ketika perbedaan
temperatur BCH dan WTC 10˚C, laju aliran bernilai paling kecil yaitu 0,2903 m/s, sedangkan
ketika perbedaan temperatur BCH dan WTC 90˚C, laju aliran bernilai paling besar yaitu 1,0456
m/s.
Kata Kunci : laju aliran, sirkulasi alami, BCH dan WCT, temperatur, untai FASSIP-01



Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##


Copyright © 2019
SIGMA EPSILON


Lisensi Creative Commons