KARAKTERISASI TERMISTOR NTC YANG DIBUAT DARI SERBUK HASIL PROSES KOMPRESIPITASI MAGNETIT ASAL GARUT

Dani Gustaman Syarif, Guntur D. S., Engkir Sukirman, Saeful Hidayat

DOI: http://dx.doi.org/10.17146/jstni.2004.5.2.2138

Sari


KARAKTERISASI TERMISTOR NTC YANG DIBUAT DARI SERBUK HASIL PROSES KOPRESIPITASI MAGNETIT ASAL GARUT. Studi lanjutan pemanfaatan serbuk magnetit asal Garut dengan mengkarakterisasi termistor yang dibuat dari serbuk hasil kopresipitasi telah dilakukan. Termistor dibuat dengan cara mengepres serbuk olahan dengan tekananan 2,3 ton/cm2, lalu menyinter pelet hasil pengepresan pada suhu 1100-1400°C selama 1 jam di dalam atmosfir udara. Pelet termistor hasil sinter dianalisis secara metalurgi (termasuk analisis difraksi sinar-X, XRD) dan elektrik untuk mengetahui karakteristik listriknya. Pelet termistor yang cukup kokoh dapat dihasilkan dari penyinteran pada suhu 1100°C-1400°C. Konstanta termistor (B) semakin besar dengan meningkatnya suhu sinter dari 1100°C ke 1300°C, tetapi menurun drastis pada suhu 1400°C. Tahanan jenis listrik suhu ruang (Ro25) dari pelet termistor yang dibuat, cukup besar pada suhu sinter 1100°C-1300°C, tetapi kecil pada suhu 1400°C. Data analisis XRD memperlihatkan bahwa seluruh pelet termistor hasil sinter pada suhu 1100-1400°C di dalam atmosfir udara berstruktur hematit. Dari data visual, rapat massa dan konstanta B (sekitar 6500°K), diketahui bahwa serbuk olahan mempunyai karakteristik yang {lebih baik, terutama sinterabilitasnya, dari pada serbuk magnetit (serbuk awal) karena ukuran serbuk yang sangat kecil. Serbuk hasil ko-presipitasi magnetit asal Garut mempunyai potensi besar untuk menjadi bahan dasar termistor NTC.


Kata Kunci


magnetit, kopresipitasi, serbuk olahan, termistor, NTC, Garut.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##