DIFUSI KARBON AKIBAT PELAPISAN GRAFIT PADA KELONGSONG ZIRCALOY-2

Sugondo Sugondo, Mujinem Mujinem, M.M. Lilis Windaryati

DOI: http://dx.doi.org/10.17146/jsmi.2006.7.2.4999

Abstract


DIFUSI KARBON AKIBAT PELAPISAN GRAFIT PADA KELONGSONG ZIRCALOY-2. Telah dilakukan penelitian difusi karbon ke dalam zircaloy-2 akibat pelapisan grafit. Sebagai variabel ialah waktu dan suhu pemanasan. Bahan yang digunakan ialah kelongsong zircaloy-2 sebagai kelongsong elemen bakar reaktor Cirene. Variasi suhu pemanggangan 450 oC, 500 oC dan 550 oC. Variasi waktu pemanggangan 2 jam, 4 jam, 6 jam dan 8 jam. Identifikasi kadar karbon dengan Leco IR-212. Kesimpulan hasil penelitian adalah kadar karbon, pada interval suhu antara 450 oC sampai dengan 550 oC dengan waktu pemanasan 2 jam sampai dengan 8 jam kadar karbon meningkat dari 0,03526 wt% menjadi 0,3055 wt%. Entalpi, Pada interval suhu dan waktu tersebut adalah antara 6,1722E+03 cal mol-1 dan 2,1127E+04 cal mol-1. Entropi antara 3,9881E+03 cal mol-1K-1 dan 2,3280E+08 cal mol-1K-1. Rasio ekspansi volume pelelehan antara 35,64% dan 10,41%. Difusivitas antara (1,6683E-12 ± 7,2712E-13) cm2s-1 dan (1,1565E-11 ± 4,2483) cm2s-1. Energi aktivasi antara 5,21085E-08 cal mol-1 dan 1,40353E-07 cal mol-1.

Keywords


Zircaloy-2, difusilitas karbon, entalpi, entropi, energi aktivasi

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Sains Materi Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency of Indonesia
Phone : +62 21-758 74261, +62 21-756 2860 ext. 4009-4010, Fax.: +62 21-756 0926, e-mail: jusami@batan.go.id



preview previewpreviewpreviewpreviewpreviewpreviewpreviewpreview previewpreview

View My Stats
Creative Commons LicenseCopyright © 2019 Jusami | Indonesian Journal of Materials Science. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).