PENGARUH TEKNIK BEKU LELEH DAN DOSIS IRADIASI GAMMA PADA PELEPASAN RESORSINOL DARI MATRIKS HIDROGEL POLIVINIL ALKOHOL

Erizal Erizal(1), Darmawan Darmawan(2), Basril A(3), Sudirman Sudirman(4),


(1) Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi (PATIR)-BATAN Jl. Lebak Bulus Raya No.49, Jakarta 12070
(2) Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi (PATIR)-BATAN Jl. Lebak Bulus Raya No.49, Jakarta 12070
(3) Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi (PATIR)-BATAN Jl. Lebak Bulus Raya No.49, Jakarta 12070
(4) Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN)-BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong 15431, Tangerang Selatan
Corresponding Author

Abstract


PENGARUH TEKNIK BEKU LELEH DAN DOSIS IRADIASI GAMMA PADA PELEPASAN RESORSINOL DARI MATRIKS HIDROGEL POLIVINIL ALKOHOL. Hidrogel adalah polimer dengan struktur tiga dimensi memungkinkan zat bioaktif terimobilisasi di dalam matriksnya dan dimanfaatkan sebagai sistem obat lepas terkendali. Telah dilakukan imobilisasi resorsinol dalam hidrogel Poli Vinil Alkohol (PVA) dengan teknik kombinasi beku leleh (1 siklus hingga 3 siklus) dan iradiasi gamma (10 kGy hingga 30 kGy). Hidrogel dikarakterisasi dengan spektrofotometer Fourier Transform-Infra Red (FT-IR). Fraksi gel dan daya serap air ditentukan secara gravimetri, dan pelepasan resorsinol diukur dengan spektrofotomer Ultraviolet- Visible (UV-Vis). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dengan meningkatnya siklus beku leleh hingga 3 siklus dan dosis iradiasi 30 kGy meningkatkan fraksi gel 95 %. Sebaliknya kemampuan daya serap air menurun dari 600 % ke 200 %, pola penurunan ini (kondisi yang sama) sesuai dengan penurunan kemampuan release resorsinol dari 88% ke 59 %. Proses sistem beku leleh dan iradiasi selayaknya dapat dipertimbangkan sebagai salah satu sistem imobilisasi obat terkendali.

Keywords


PVA, Hidrogel, Resorcinol, Iradiasi, Beku leleh

Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

DOI: 10.17146/jsmi.2012.13.4.4747