MEKANISME REAKSI ASAM BORAT DENGAN PRODUK RADIOLISIS AKIBAT RADIASI SINAR- PADA TEMPERATUR 25OC

Geni Rina Sunaryo

DOI: http://dx.doi.org/10.17146/jpen.2012.14.2.1479

Sari


ABSTRAK

MEKANISME REAKSI ASAM BORAT DENGAN PRODUK RADIOLISIS AKIBAT RADIASI SINAR- PADA TEMPERATUR 25OC. Telah dilakukan simulasi yang bertujuan untuk memahami mekanisme reaksi antara asam borat (H3BO3) yang ditambahkan kedalam air pendingin primer PWR dengan produk radiolisis akibat radiasi dengan sinar- pada temperatur 25oC. Simulasi dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak ‘Facsimile’ yang berbasis kinetika reaksi yang berkelanjutan. Sebagai masukan adalah set reaksi kimia yang terdiri dari 61 jenis reaksi dengan konstanta kecepatan reaksinya, nilai-G spesi radiolisis akibat radiasi sinar-, laju dosis 10 dan 104 Gy/s, konsentrasi awal oksigen yang berhubungan dengan sistem aerasi (0,25M), deaerasi dan konsentrasi asam borat hingga konsentrasi 1M. Luaran di program berupa seri perubahan konsentrasi vs waktu iradiasi. Data luaran kemudian diolah menggunakan perangkat pembuat grafik ‘Origin’. Validasi dilakukan dengan membandingkannya dengan hasil simulasi sebelumnya. Hasil validasi menunjukkan perbedaan yang tidak signifikan, sehingga diputuskan bahwa set reaksi sekarang adalah valid. Penambahan asam borat menekan konsentrasi oksigen secara signifikan. Hubungan kenaikan logaritmik penambahan konsentrasi H3BO3 vs produk oksigen menunjukkan hubungan linear yang menurun. Dari hasil simulasi dapat dipahami bahwa penambahan H3BO3 tidak hanya mengatur reaktivitas neutron pada temperatur 25oC tetapi juga memberikan imbas positif didalam menekan konsentrasi produk oksigen yang memegang peran penting di dalam proses korosi.

Kata kunci: radiolisis, sinar-, larutan H3BO3, facsimile

 

ABSTRACT

THE EFFECT OF BORIC ACID ON OXYGEN SUPPRESSING UNDER –RAY IRRADIATION AT 25OC. Simulation to understanding the reaction mechanism between boric acid that is being added into the PWR primary water and radiolysis products under -rays irradiation at 25oC was done. Simulation has been done by using ‘Facsimile’ software based on continuing kinetic reaction. As inputs are set reactions that consist of 61 reactions, G-values under –rays irradiation, doserate of 10 and 104 Gy/s, initial concentration of oxygen for aeration (0.25M) and deaeration, and boric acid up to 1M. Outputs are series of concentration vs irradiation time. The putput data is being analysed by plotting them into graph by using ‘Origin’. Validation was done by comparing the results with the previous work. From validation, it is know that the set reaction that is being used does not give any significant difference, then dicided that the set reactions used is valid. The relation between concentration of boric acid and oxygen concentration logarithmically is linearly decrease. From the simulation, it can be understood either that the addition of H3BO3 is not only for controlling the neutron reactivity but also give positive effect on suppressing the oxygen concentration that play role on corrosion process.

Keywords: radiolyses, -ray, H3BO3, facsimile


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.