PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM ANALISIS AKTIVASI NEUTRON DI BATAN

yustina tri handayani

Sari


ABSTRAK

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM ANALISIS AKTIVASI NEUTRON DI BATAN. Analisis Aktivasi Neutron (AAN) memiliki sensitivitas tinggi dan merupakan kompetensi BATAN. Pemetaan pengembangan sumber daya manusia yang sudah dilakukan untuk personel AAN diperlukan sebagai dasar untuk mempertahankan dan mengembangkan kompetensi BATAN. Kelompok AAN di BATAN terdiri dari 3 kelompok utama  dan 6 kelompok pendukung. Pengembangan SDM AAN dilakukan melalui Pelatihan, Sertifikasi Personel, Uji Banding, Seminar, Workshop, Pertemuan Teknis, dan e-learning. Sejak tahun 2003 telah diselenggarakan 9 Pelatihan AAN. Pada tahun 2009 diluncurkan Standar BATAN No. 007-BATAN: 2009 tentang Pedoman Kualifikasi dan Sertifikasi Petugas AAN.  Pelatihan untuk Petugas AAN dirangkai dengan sertifikasi personel  mensertifikasi petugas baru dan sertifikasi ulang  untuk 21 Teknisi Preparasi Sampel, 23 Teknisi Spektrometer Gamma, dan 8 Penyelia. Uji banding AAN secara internal diselenggarakan dari tahun 2008 sampai dengan 2015. Pada tingkat nasional dan internasional, beberapa laboratorium mengikuti Uji Banding yang diselenggarakan oleh KAN, ANSTO, dan IAEA. Hasil Uji Banding menunjukkan peningkatan kinerja secara signifikan, setelah diselenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Personel. Pada tahun 2016 IAEA meluncurkan e-learning AAN yang bisa dimanfaatkan baik dalam Pelatihan AAN, maupun pengembangan kompetensi Petugas AAN. Seminar, pertemuan teknis dan workshop diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman terhadap topik tertentu. Pengembangan SDM melalui pelatihan, sertifikasi personel, uji banding, seminar, pertemuan teknis secara berkesinambungan dapat mempertahankan dan meningkatkan kompetensi yang sudah ada.

Kata kunci:analisis aktivasi neutron, e-learning, pelatihan, sumber daya manusia


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.