VALIDASI PENGUKURAN OSMOLALITAS DENGAN MENGGUNAKAN LARUTAN STANDAR PADA ALAT AUTOMATIC OSMOMETER

Amal Rezka Putra, Maskur Maskur, Yayan Tahyan

Sari


VALIDASI PENGUKURAN OSMOLALITAS DENGAN MENGGUNAKAN LARUTAN STANDAR PADA ALAT AUTOMATIC OSMOMETER. Salah satu syarat sediaan farmasi khususnya sediaan injeksi intravena yaitu penentuan nilai osmolalitas. Alat yang digunakan untuk menentukan nilai osmolalitas yaitu automatic osmometer. Sebelum digunakan secara rutin untuk menentukan osmolalitas sediaan radiofarmaka, diperlukan validasi terhadap alat automatic osmometer yaitu untuk memastikan apakah hasil pengukuran alat tersebut valid atau tidak. Validasi pengukuran osmometer dilakukan dengan tiga parameter yaitu akurasi, presisi, dan  linieritas. Sebagai  obyek pengukuran diambil larutan standar 100 mOsm/kg, 290 mOsm/kg, dan 500 mOsm/kg yang masing-masing diukur sebanyak 20 kali  dan dibuat tabel akurasi, grafik presisi, dan grafik linieritas. Prosentase akurasi pada standar 100 mOsm/kg=100,05%, 290 mOsm/kg=100,05% dan 500 mOsm/kg =100,42%. Validasi presisi pengukuran standar 100mOsm/kg menunjukkan nilai ±1SD=50%, ±2SD=50%, standar 290 mOsm/kg ±1SD=80%, ±2SD=15%, dan ±3SD=5%, dan standar 500 mOsm/kg  ±1SD=75%, ±2SD=25%. Nilai linieritas pada rerata hasil pengukuran yaitu a = 1,00520, b = 0,77533 dan r2  = 0,99999. Dari hasil validasi pengukuran nilai osmolalitas larutan standar dengan  alat  automatic  osmometer  dinyatakan  alat  tersebut  valid  untuk  digunakan  dalam  pengukuran osmolalitas sediaan radiofarmaka.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.