Potensi Kombinasi Teknologi Mutan Padi Toleran Kekeringan dan Polimer Superabsorben: Peran IPTEK Nuklir dalam Peningkatan Produksi Padi Lahan Kering

Bagus Herwibawa, Florentina Kusmiyati

DOI: http://dx.doi.org/10.17146/jair.2017.13.2.4012

Sari


Padi merupakan sumber bahan pangan pokok, yang dikonsumsi lebih dari 95% penduduk Indonesia. Kebutuhannya terus meningkat tiap tahun, namun belum berhasil dicukupi dari produksi sendiri, sehingga masih bergantung impor hingga 1.347.856 ton per tahun. Upaya yang dapat dilakukan selain impor, adalah peningkatan produksi padi melalui ekstensifikasi dan intensifikasi pertanian. Namun 72,98% daratan Indonesia yang sesuai untuk pertanian merupakan lahan kering, tentu akan menghambat peningkatan produksi padi. IPTEK Nuklir dapat berperan dalam optimalisasi pemanfaatan lahan kering, dimana keterbatasan keragaman alami dalam pemuliaan tanaman padi toleran kekeringan, dan polimerasi serta grafting polimer superabsorben, keduanya dapat diperbaiki melalui radiasi pengion. Kombinasi teknologi mutan padi toleran kekeringan dan polimer superabsorben sangat potensial sebagai satu diantara upaya-upaya untuk meningkatkan produksi padi. Namun, upaya penerapan teknologi tersebut tentu akan menimbukan masalah karena lemahnya diseminasi teknologi inovatif, dan lambatnya adopsi teknologi. Diperlukan  perhatian yang lebih besar dari peneliti, pengambil kebijakan, dan masyarakat pengguna.

Kata Kunci


iradiasi, kekeringan, mutasi, padi, superabsorben

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




________________________________________________________________________

Terindeks oleh:

      

___________________________________________________________________________________

Copyright:

Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi (A Scientific Journal for the Applications of Isotopes and Radiation)

e-ISSN 2527-6433 

p-ISSN 1907-0322